Valentino Rossi. (Foto: Bobby Arifin)

Tak terasa, sudah enam seri berturut-turut Valentino Rossi tidak lagi merasakan kemenangan. Bagi Vale, ini adalah paceklik kemenangan terpanjang baginya sejak bergabung dengan kelas 500cc/motogp. Di Estoril, Vale ingin mengakhirinya.

Kebetulan saat terakhir Vale meraih kemenangan adalah di GP Portugal musim lalu. Tentu bukan alasan historis tersebut yang membuat Vale kini yakin bisa mengakhiri masa kelamnya bersama Yamaha itu. Justru fakta yang berbicara yaitu ia bisa tampil bagus di Jerez, sementara di saat yang sama koleganya sesama pemakai Bridgestone mengalami kesulitan.

“Jerez adalah lomba yang penting bagi kami. Runner-up di saat baru dua kali bersama Bridgestone, juga setelah hasil buruk di Qatar, adalah sangat penting. Hasil itu memberikan kepercayaan diri bagi kami. Motor kami bagus dan ban juga bagus hingga akhir. Setelah lomba, kami melakukan tes dan bisa melakukan sejumlah langkah maju yang penting. Semoga kami benar-benar sudah bisa bertarung untuk menang sekarang,” tegasnya.

Di Jerez, Vale memang sangat gembira bisa naik podium. Tentu itu bukan gaya khas Vale yang biasanya hanya bersuka ria jika menang. Tapi, itu bukan tanpa alasan karena memang di Jerez-lah ia dan timnya seperti menemukan lagi titik terang. Sepanjang lomba, meski sulit mengejar Dani Pedrosa, Vale tampil konsisten dan bisa mengalahkan team-mate-nya, Jorge Lorenzo, yang memakai ban Michelin.