Kejuaraan Asia di Johor Bahru, Malaysia, 15-20 April, punya arti penting buat pebulutangkis Indonesia. Hasil yang dicapai bakal menentukan strategi di Piala Thomas-Uber dan tiket ke Olimpiade.
PBSI mendaftarkan hampir seluruh pemain terbaik yang ada di pelatnas Cipayung. Hanya ganda nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan, yang absen. Pertimbangannya, Kido baru kembali berlatih setelah cuti karena sang ayah meninggal dua pekan lalu.
Sorotan publik bakal mengarah pada pasangan Candra Wijaya/Nova Widianto. Pasangan senior ini sedang dicoba untuk alternatif ganda ketiga Piala Thomas. ”Anggap saja kami ini pasangan alternatif. Tak ada target. Kami hanya perlu penyesuaian dalam suasana pertandingan,” ucap Candra.
Terakhir kali mereka berpasangan dalam ajang resmi terjadi empat tahun silam di ajang PON. Ketika itu Candra/Nova mewakili DKI Jakarta.
Meski baru, pasangan ini bisa jadi mencuri perhatian lawan. Maklum, calon lawan di Piala Thomas nanti sebagian besar akan turun di Kejuaraan Asia.
”Indonesia pintar mengubah komposisi ganda. Candra adalah pemain bagus, dipasangkan dengan siapa pun bisa menjadi kombinasi yang berbahaya,” kata Yap Kim Hock, pelatih kepala Malaysia, pada The Star.
April 16, 2008 at 12:29 pm
semoga dengan strateginya, inonesia bs dapat thomas sama uber yahh..
komennya jgn lupa yaaaa….
cya!!!