Bank Jatim Rileks Hadapi Popsivo
SURABAYA – Juara bertahan Surabaya Bank Jatim sudah terbilang aman bertengger di empat besar klasemen sementara Proliga 2008.
Meski tidak ingin kehilangan satu nilai pun dari dua pertandingan yang tersisa, tim asuhan Huang Mian Cheng itu mengaku lebih rileks saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan Sabtu (12/4) mendatang. Sebab, fokus mereka kini adalah memenangi final four.
Tampil rileks tersebut bukan berarti mereka akan menyerahkan kemenangan kepada Popsivo. Mereka tetap harus dikalahkan. “Tapi, saya tidak ingin anak-anak memaksa diri terlalu keras. Mereka saya wanti-wanti untuk menjaga kondisi. Percuma kalau tampil bagus di penyisihan tapi kelelahan di final four,” ujar asisten pelatih Sugeng Mulyono kemarin (9/4).
Popsivo memang bukan lawan yang terlalu berat bagi Bank Jatim. Saat ini, Popsivo berada di posisi juru kunci klasemen. Rianita Panirwan dkk pun pernah memecundangi Popsivo pada pertandingan perdana Proliga di Malang (23/2) lalu dengan skor 3-0.
Namun, keadaan di kedua tim sekarang sudah banyak berubah. Pada putaran I lalu, open spiker asal Kanada Isabelle Czerveniak menjadi pahlawan dengan spike-spike tajamnya. Namun, kini performa pemain yang akrab disapa Izzy itu turun. Dia lebih sering duduk di bangku cadangan, terutama setelah Wang Ting, spiker baru asal Tiongkok, datang.
Wang Ting telah membuktikan kualitasnya saat membantu Bank Jatim mengalahkan Gresik Petrokimia (30/3) dan Bogor Prayoga Unitas (6/4). Masalahnya, menghadapi Popsivo nanti, tenaga Wang Ting belum bisa diharapkan. Saat ini, dia bersama kompatriotnya, Zhang Jing, sedang berada di Tiongkok untuk memperpanjang visa.
Rencananya mereka kembali ke Kota Pahlawan nanti sore. Namun, pelatih meragukan kondisi mereka. “Di Bogor, mereka baru datang pukul dua pagi dan masih jetlag. Bukan tidak mungkin Sabtu nanti juga begitu,” beber Sugeng. “Jumat pagi, kami latihan terakhir. Dari situ, kondisi mereka akan kami pantau, terutama Wang,” imbuh Sugeng.
Sekali lagi, Popsivo tidak setangguh Jakarta Electric PLN yang pernah mengalahkan mereka di Putaran I. Tapi, ada satu hal lagi yang mungkin bakal menjadi sumber kekuatan tim besutan Li Quijang tersebut, yakni tiket final four. Popsivo memang sangat membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke babak empat besar.
Jika bisa mengalahkan Bank Jatim, mereka bisa membuka peluang, dengan catatan Jakarta BNI Taplus gagal menambah angka. “Motivasi Popsivo itulah yang wajib kami waspadai. Apalagi, mereka pasti ingin melakukan revans,” lanjut Sugeng yang juga staf manajemen Bank Jatim tersebut.